MARKET · DELAY 15 MINS
AUDIDRRp12.559 -0,05%
JPYIDRRp112 +0,04%
SGDIDRRp13.921 +0,08%
USDIDRRp17.822 +0,07%
AALIRp7.200 0,00%
ADMRRp1.585 -0,63%
ADRORp2.530 0,00%
AHAPRp92 -2,13%
AMMNRp4.360 -0,23%
ANTMRp3.150 +0,32%
ASIIRp4.920 -1,60%
BBCARp6.275 -1,57%
BBNIRp3.580 -1,92%
BBRIRp3.080 -0,32%
BFINRp895 -1,10%
BIPIRp151 -3,21%

Bursa Efek Indonesia Resmi Meluncurkan 5 ETF Emas Baru, Ini Daftar dan Harganya

Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama OJK resmi luncurkan 5 produk investasi ETF Emas terbaru hari ini. Cek daftar saham, harga, dan mekanismenya di sini.

Bursa Efek Indonesia Resmi Meluncurkan 5 ETF Emas Baru, Ini Daftar dan Harganya

Jakarta, Redaksi BeritaSaham.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Self-Regulatory Organization (SRO) yang meliputi Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) resmi meluncurkan lima produk investasi ETF Emas (Exchange Traded Fund berbasis emas) pada Senin (10/8/2026). Peluncuran ini dilakukan bertepatan dengan momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-49 diaktifkannya kembali Pasar Modal Indonesia.

Kehadiran instrumen baru ini memungkinkan investor ritel maupun institusi untuk mendapatkan eksposur pergerakan harga emas secara real-time melalui instrumen yang diperdagangkan langsung di BEI, sehingga investor tidak perlu lagi repot membeli, mengasuransikan, dan menyimpan emas fisik secara mandiri. Instrumen ini diatur secara resmi melalui payung hukum Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 2 Tahun 2026.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menegaskan bahwa peluncuran ETF Emas di Indonesia menandai perluasan pasar bulion domestik sekaligus langkah konkret dalam memperdalam pasar keuangan secara terintegrasi.

Daftar 5 ETF Emas di Bursa Efek Indonesia

Pada tahap peluncuran perdana, terdapat lima produk ETF Emas yang diterbitkan oleh Manajer Investasi (MI) terkemuka dan mulai diperdagangkan di BEI. Kelima produk tersebut adalah:

  • XTRA (Trimegah Syariah ETF Emas): Diterbitkan oleh PT Trimegah Asset Management dengan harga pencatatan perdana Rp248 per unit penyertaan.
  • XMES (Mandiri ETF Emas): Diterbitkan oleh PT Mandiri Manajemen Investasi dengan harga pencatatan perdana Rp757 per unit penyertaan.
  • XDES (BRI MI Gold ETF Syariah): Diterbitkan oleh PT BRI Manajemen Investasi dengan harga pencatatan perdana Rp1.000 per unit penyertaan.
  • XSGO (Syailendra ETF Sharia Gold): Diterbitkan oleh PT Syailendra Capital dengan harga pencatatan perdana Rp1.000 per unit penyertaan.
  • XGLD (Premier ETF Gold Sharia Indonesia): Diterbitkan oleh PT Indo Premier Investment Management dengan harga pencatatan perdana Rp256 per unit penyertaan.

Mekanisme dan Underlying Aset Fisik

Berbeda dengan investasi reksa dana biasa, setiap unit penyertaan dari kelima ETF tersebut dijamin ketersediaannya dengan jaminan underlying aset berupa emas fisik bersertifikasi kemurnian 99,99%.

PT Pegadaian ditunjuk sebagai pihak penyedia emas fisik bagi kelima ETF tersebut. Pada awal pencatatan, setiap produk ETF didukung oleh kuota awal 10 kilogram emas fisik yang disimpan secara aman. Kepemilikan emas ini direpresentasikan melalui Electronic Gold Receipt (EGR) yang diterbitkan oleh Pegadaian dan telah mengantongi kode ISIN IDT000000103 dari KSEI.

Melalui mekanisme EGR, pencatatan dan penyelesaian transaksi emas di bursa menjadi jauh lebih efisien. PT Pegadaian juga menjamin bahwa kuota emas bersifat dinamis; artinya ketersediaan emas fisik akan terus ditingkatkan dengan rasio cadangan 1:1 apabila terjadi lonjakan permintaan subscription ETF Emas di pasar modal, sehingga likuiditas perdagangan akan selalu terjaga.

Ringkasan Fakta

  • OJK dan BEI resmi meluncurkan 5 produk ETF Emas pada 10 Agustus 2026, bertepatan dengan HUT ke-49 Pasar Modal Indonesia.
  • Lima produk ETF Emas yang meluncur adalah XTRA (Trimegah), XMES (Mandiri), XDES (BRI), XSGO (Syailendra), dan XGLD (Indo Premier).
  • Rentang harga perdana ETF Emas berada di kisaran Rp248 hingga Rp1.000 per unit penyertaan.
  • Investasi underlying aset menggunakan emas fisik 99,99% yang direpresentasikan melalui Electronic Gold Receipt (EGR).
  • PT Pegadaian menjadi penyedia fisik dengan dukungan backing aset 1:1, di mana kuota awal ditetapkan sebesar 10 kilogram emas per ETF.
  • Regulasi ETF Emas dipayungi langsung oleh POJK Nomor 2 Tahun 2026.
✎ Opini Redaksi

Peluncuran 5 ETF Emas ini mengintegrasikan ekosistem pasar modal dan pasar bulion, sehingga memberi alternatif lindung nilai (hedging) baru yang sangat likuid dan mudah diakses oleh investor ritel. Tersedianya jaminan emas fisik di PT Pegadaian dengan mekanisme cadangan 1:1 meminimalkan risiko gagal serah (default risk). Inovasi instrumen yang terstruktur ini diyakini akan secara signifikan mendongkrak transaksi bursa dan menarik aliran dana segar, terutama di tengah meningkatnya minat investor terhadap komoditas safe haven.

Analisis ini adalah pembacaan redaksi atas sebuah berita, dan bukan merupakan saran investasi atau rekomendasi membeli maupun menjual saham tertentu. Harga yang ditampilkan bersifat tertunda dan dapat berbeda dari harga riil di pasar.