beritasaham.id menulis analisis atas berita pasar modal Indonesia dan menandai saham mana yang berpotensi terkena dampaknya. Halaman ini menjelaskan batasan-batasan yang kami pegang dalam menjalankan itu.
Sumber berita
Setiap artikel disusun dari sumber resmi: keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, siaran pers resmi dari emiten atau lembaga terkait, dan laporan keuangan yang telah dipublikasikan. Kami juga merujuk pemberitaan media lain yang kredibel sebagai pembanding. Kami tidak memakai sumber anonim atau “orang dalam” dalam bentuk apa pun, jika sebuah informasi tidak bisa ditelusuri ke sumber resmi atau publik, informasi itu tidak kami muat.
Independensi redaksi
Redaksi tidak boleh punya kepentingan pribadi atas saham yang sedang ditulis atau ditandai. Keputusan soal saham mana yang masuk daftar dampak positif atau negatif murni pembacaan redaksi atas berita, bukan posisi dagang siapa pun di tim kami.
Koreksi & ralat
Kalau ada kekeliruan pada sebuah artikel baik salah angka, salah arah dampak, atau informasi yang perlu diperbarui, kami mengubah artikel tersebut secara langsung. Setiap pembaruan tercatat lewat keterangan “Diperbarui” yang tampil di bagian atas artikel, di samping tanggal terbit. Keterangan waktu itu adalah catatan koreksi kami. Kami tidak menyembunyikan jejak bahwa sebuah artikel pernah direvisi.
Iklan & konten redaksi
Ruang iklan di situs ini ditandai jelas sebagai “Ruang Iklan” dan terpisah dari artikel. Pengiklan tidak punya akses atau pengaruh apa pun terhadap isi artikel, termasuk saham mana yang masuk ke daftar dampak positif atau negatif, atau saham mana yang masuk daftar Saham Trending. Keduanya murni kurasi redaksi dan tidak diperjualbelikan.
Seperti yang selalu kami cantumkan di setiap artikel: analisis di beritasaham.id adalah pembacaan redaksi, bukan saran investasi, dan harga yang ditampilkan bersifat delayed. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca.