MARKET · DELAY 15 MINS
AUDIDRRp12.592 0,00%
JPYIDRRp113 0,00%
SGDIDRRp13.988 0,00%
USDIDRRp17.912 0,00%
AALIRp7.900 +0,64%
ADMRRp1.550 -0,64%
ADRORp2.590 -0,38%
AHAPRp94 +1,08%
AMMNRp4.810 -1,23%
ANTMRp3.260 -0,61%
ARCIRp1.325 -1,85%
ARTORp880 -1,12%
ASIIRp4.790 +0,84%
BBCARp6.275 -0,40%
BBNIRp3.570 -0,56%
BBRIRp3.180 -0,31%

Ekspansi Bisnis Data Center, NexAI (MGLV) Gelar Groundbreaking Proyek 36 MW di Jababeka

PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk (MGLV) resmi memulai tahap ekspansi proyek data center JBK02 36MW di Kawasan Industri Jababeka V hari ini.

Ekspansi Bisnis Data Center, NexAI (MGLV) Gelar Groundbreaking Proyek 36 MW di Jababeka

Jakarta, Redaksi BeritaSaham.id - PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk (MGLV) resmi memulai tahap ekspansi bisnis infrastruktur digitalnya. Emiten yang berfokus pada ekosistem data center komputasi kecerdasan buatan (AI) ini menggelar peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek ekspansi pusat data JBK02 berkapasitas 36 Megawatt (MW) di Kawasan Industri Jababeka V, Jawa Barat, pada Kamis (24/9/2026).

Acara groundbreaking ini menjadi tonggak sejarah yang krusial bagi NexAI dalam memantapkan posisinya di peta infrastruktur digital nasional. Proyek strategis ini sekaligus menandai titik awal baru pendalaman kemitraan yang solid antara NexAI, Indosat, BVI, dan PT CSCEC International Indonesia.

Progres dan Pendanaan Jumbo

Berdasarkan keterangan dalam acara peresmian, progres pengerjaan di lapangan telah berjalan pesat dan dilakukan dengan dedikasi tinggi. Tim proyek telah merampungkan berbagai tahapan awal secara komprehensif, di antaranya meliputi:

  • Survei lokasi dan pengembangan desain awal.
  • Pembangunan gardu induk (substation).
  • Pemasangan dan pengerjaan instalasi sistem kabel.

Pembangunan fasilitas data center berkapasitas masif ini sejalan dengan kesiapan modal perseroan. Mengutip keterbukaan informasi sebelumnya, MGLV melalui entitas anaknya, PT Nextier Askara Center (NAC), telah berhasil mengamankan fasilitas pinjaman jumbo senilai Rp4,12 triliun dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI).

Kucuran dana dari bank pelat merah tersebut dialokasikan untuk mengambil alih operasional data center yang sudah ada, sekaligus membiayai belanja modal proyek ekspansi 36 MW ini. Dengan rampungnya fasilitas JBK02 kelak, total kapasitas infrastruktur data center yang dikelola NexAI di kawasan Jababeka akan meningkat drastis menjadi 42 MW. Langkah ini menegaskan komitmen kuat perusahaan dalam memenuhi gelombang permintaan komputasi AI berskala besar di Indonesia.

✎ Opini Redaksi

Langkah ekspansif MGLV di sektor data center menunjukkan prospek bisnis yang sangat menjanjikan di tengah tren AI. Dukungan permodalan triliunan rupiah dari BNI serta kemitraan bersama Indosat dan CSCEC akan menjadi fondasi kokoh untuk fundamental jangka panjang perseroan.

Analisis ini adalah pembacaan redaksi atas sebuah berita, dan bukan merupakan saran investasi atau rekomendasi membeli maupun menjual saham tertentu. Harga yang ditampilkan bersifat tertunda dan dapat berbeda dari harga riil di pasar.