MARKET · DELAY 15 MINS
AUDIDRRp12.550 0,00%
JPYIDRRp114 0,00%
SGDIDRRp14.028 0,00%
USDIDRRp17.942 0,00%
AALIRp7.800 -0,32%
ADMRRp1.490 -2,30%
ADRORp2.470 -4,63%
AHAPRp93 +2,20%
AMMNRp4.480 -1,10%
ANTMRp3.160 +1,94%
ARCIRp1.225 -2,00%
ARTORp810 -2,41%
ASIIRp4.700 +0,64%
BBCARp6.150 -1,20%
BBNIRp3.440 -0,58%
BBRIRp3.170 +0,96%

Prospektus Rights Issue VKTR Rp3 Triliun Terbit, Cek Jadwal, Penggunaan Dana, dan Pembeli Siaga

Rincian lengkap prospektus rights issue saham VKTR di harga pelaksanaan Rp200. Cek jadwal cum date, porsi pembeli siaga, dan rencana penggunaan dana di sini.

Prospektus Rights Issue VKTR Rp3 Triliun Terbit, Cek Jadwal, Penggunaan Dana, dan Pembeli Siaga

Jakarta, Redaksi BeritaSaham.id - PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) telah merilis prospektus resmi terkait rencana Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) I atau rights issue. Perseroan menawarkan sebanyak-banyaknya 15 miliar saham baru di harga pelaksanaan Rp200 per saham.

Rasio dan Target Dana

Berdasarkan prospektus tersebut, rasio rights issue ditetapkan 35:12, di mana setiap pemegang 35 saham lama pada tanggal 8 Oktober 2026 pukul 16.15 WIB berhak atas 12 HMETD. Lewat aksi korporasi ini, anak usaha Grup Bakrie tersebut membidik perolehan dana segar maksimal mencapai Rp3 triliun.

Rencana Penggunaan Dana

Terkait penggunaan dana, sekitar 66,86% akan disuntikkan sebagai setoran modal kepada anak usaha, yakni PT Sarana Ekomobilitas Indonesia (SEI). Dana ini nantinya bakal dipakai SEI untuk membeli kendaraan listrik dari perseroan guna mendukung bisnis penyewaan melalui skema e-Mobility as a Service (e-MaaS). Sisanya akan digunakan perseroan sebagai modal kerja, termasuk pembelian persediaan kendaraan listrik baik Completely Knocked Down (CKD) maupun Completely Built Up (CBU).

Pembeli Siaga (Standby Buyer)

Aksi korporasi ini dipastikan berjalan aman berkat dukungan pembeli siaga. Jika masih ada sisa saham yang tidak dieksekusi pemegang saham lama dan masyarakat, PT Bakrie Capital Indonesia (BCI) dan PT Biofuel Indo Sumatra (BIS) siap menyerap sisa saham tersebut dengan nilai masing-masing hingga Rp617,87 miliar dan Rp1,65 triliun. BCI sendiri juga secara penuh akan mengeksekusi pengalihan hak (HMETD) dari PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) senilai Rp732,12 miliar.

Bagi pemegang saham ritel maupun institusi yang tidak melaksanakan haknya, persentase kepemilikan saham mereka dalam perseroan akan mengalami dilusi maksimal sebesar 25,53%.

Jadwal Pelaksanaan

  • Tanggal Efektif: 28 September 2026
  • Tanggal Cum HMETD Pasar Reguler & Negosiasi: 6 Oktober 2026
  • Tanggal Ex HMETD Pasar Reguler & Negosiasi: 7 Oktober 2026
  • Tanggal Cum HMETD Pasar Tunai: 8 Oktober 2026
  • Tanggal Ex HMETD Pasar Tunai: 9 Oktober 2026
  • Tanggal Pencatatan (Recording Date): 8 Oktober 2026 pukul 16.15 WIB
  • Tanggal Distribusi HMETD: 9 Oktober 2026
  • Tanggal Pencatatan HMETD di BEI: 12 Oktober 2026
  • Periode Perdagangan & Pelaksanaan HMETD: 12-16 dan 19-23 Oktober 2026
  • Tanggal Terakhir Pembayaran Pemesanan Tambahan: 27 Oktober 2026
  • Tanggal Penjatahan: 28 Oktober 2026
Terkena Dampak Positif

Saham yang berpotensi diuntungkan, menurut interpretasi redaksi atas berita ini.

VKTR VKTR Teknologi Mobilitas Tbk.
Rp830 +7,79%

Arah harga hari ini bisa berbeda dari interpretasi redaksi. Pasar mencerminkan banyak faktor, bukan cuma satu berita ini.

✎ Opini Redaksi

Kehadiran BCI dan BIS sebagai pembeli siaga menunjukkan kuatnya komitmen grup pengendali untuk memastikan suksesnya permodalan dalam menyokong ekspansi bisnis kendaraan komersial listrik. Fokus pengalokasian dana ke bisnis penyewaan berskema e-MaaS merupakan langkah terukur yang berpotensi memacu adopsi kendaraan listrik oleh pelanggan B2B tanpa terkendala biaya belanja modal di awal.

Analisis ini adalah pembacaan redaksi atas sebuah berita, dan bukan merupakan saran investasi atau rekomendasi membeli maupun menjual saham tertentu. Harga yang ditampilkan bersifat tertunda dan dapat berbeda dari harga riil di pasar.