Jakarta, Redaksi BeritaSaham.id - PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) secara resmi mengumumkan dimulainya proses negosiasi pengambilalihan PT Singaraja Putra Tbk (SINI). Aksi korporasi ini merupakan langkah strategis CUAN untuk memperkokoh posisinya sebagai perusahaan pertambangan dan jasa pertambangan yang terintegrasi secara penuh.
Saat ini, CUAN sejatinya telah memiliki 27,78% saham SINI, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui entitas anaknya, yakni PT Kreasi Jasa Persada dan PT Petrosea Tbk. Melalui negosiasi terbaru ini, manajemen CUAN menargetkan untuk mendiskusikan kesepakatan mengenai mekanisme, harga, dan waktu penyelesaian transaksi akuisisi SINI dengan para pemegang saham eksisting.
Tujuan Utama Akuisisi SINI
Berdasarkan keterbukaan informasi kepada publik, terdapat beberapa alasan strategis di balik rencana akuisisi ini:
- Menambah aset grup CUAN.
- Memperluas jaringan usaha di sektor terkait.
- Mewujudkan rencana pengembangan usaha jangka panjang grup untuk menjadi entitas pertambangan dan jasa pertambangan yang saling terintegrasi.
Apabila seluruh persyaratan dan persetujuan yang dibutuhkan berhasil dipenuhi, CUAN diproyeksikan akan bertransformasi menjadi pemegang saham terbesar SINI sekaligus memegang kendali atas arah, kebijakan, serta manajemen perusahaan tersebut.
Persiapan Tender Offer (MTO)
Sejalan dengan kepatuhan hukum terhadap regulasi Otoritas Jasa Keuangan (POJK 9/2018) tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka, CUAN memiliki kewajiban menggelar Penawaran Tender Wajib (Mandatory Tender Offer) setelah rencana akuisisi ini selesai dilaksanakan. Pelaksanaan tender offer nantinya akan dilakukan langsung oleh CUAN atau perusahaan yang dikendalikannya.
Pembatalan Rencana Transaksi 2025
Manajemen CUAN juga memberikan klarifikasi penting terkait rekam jejak aksi korporasi sebelumnya. Pengumuman negosiasi pengambilalihan yang sempat dirilis pada 29 Desember 2025 lalu dipastikan batal. Para pihak sepakat untuk tidak melanjutkan pembahasan dan mengakhiri proses transaksi terdahulu tersebut. Oleh karenanya, negosiasi per 4 September 2026 ini merupakan sebuah transaksi baru dan bukan merupakan bagian dari kelanjutan rencana lama.
Saham yang berpotensi diuntungkan, menurut interpretasi redaksi atas berita ini.
Arah harga hari ini bisa berbeda dari interpretasi redaksi. Pasar mencerminkan banyak faktor, bukan cuma satu berita ini.
Langkah konsolidasi yang dilakukan CUAN terhadap SINI menegaskan ambisi besar grup dalam membangun ekosistem bisnis pertambangan yang terintegrasi secara utuh. Fokus investor ritel ke depannya sebaiknya beralih pada pemantauan harga pelaksanaan pengambilalihan dan harga penawaran tender wajib (MTO) guna mengkalkulasi valuasi nyata emiten pasca-akuisisi.
Analisis ini adalah pembacaan redaksi atas sebuah berita, dan bukan merupakan saran investasi atau rekomendasi membeli maupun menjual saham tertentu. Harga yang ditampilkan bersifat tertunda dan dapat berbeda dari harga riil di pasar.