Jakarta, Redaksi BeritaSaham.id - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi mengumumkan hasil evaluasi indeks terbaru untuk sejumlah indeks utama dan papan pencatatan. Evaluasi indeks BEI ini mencakup Papan Utama (MBX), Papan Pengembangan (DBX), Papan Akselerasi (ABX), serta indeks spesifik seperti IDXVESTA28 dan ECONOMIC30.
Periode efektif untuk evaluasi minor pada Papan Utama, Papan Pengembangan, dan Papan Akselerasi berlaku mulai 1 September 2026 hingga 27 November 2026. Sementara itu, hasil evaluasi mayor untuk indeks IDXVESTA28 dan ECONOMIC30 akan berlaku efektif mulai 1 September 2026 hingga 26 Februari 2027.
Berikut adalah daftar lengkap perubahan saham (masuk dan keluar) berdasarkan pengumuman resmi BEI:
Evaluasi Mayor Indeks IDXVESTA28
Indeks yang mengukur kinerja 28 saham dengan valuasi rendah dan fundamental kuat ini mengalami perombakan besar.
- Saham Baru yang Masuk: AALI, AUTO, BRPT, BULL, GGRM, GJTL, INDF, ISSP, PWON, SMGR, SMRA, TOTL.
- Saham yang Keluar: BBCA, DSNG, EMTK, ESSA, HRTA, INKP, ISAT, KLBF, MAPA, NISP, SMDR, TLKM.
Evaluasi Mayor Indeks ECONOMIC30
Indeks yang berisi 30 saham dengan kontribusi ekonomi tinggi ini juga mencatatkan pergantian konstituen.
- Saham Baru yang Masuk: CBDK, HRUM, KPIG.
- Saham yang Keluar: ERAA, MAPA, PNLF.
Evaluasi Minor Papan Utama (MBX)
- Saham Baru yang Masuk: SHIP.
- Saham yang Keluar: Tidak ada (Nihil).
Evaluasi Minor Papan Pengembangan (DBX)
- Saham Baru yang Masuk: AGAR, AIMS, ALKA, BABY, BAPA, BKDP, CSAP, CTTH, FORU, JECC, MMIX, PDES, RDTX, RGAS, SQMI.
- Saham yang Keluar: Tidak ada (Nihil).
Evaluasi Minor Papan Akselerasi (ABX)
- Saham Baru yang Masuk: FLMC, KING, MSIE.
- Saham yang Keluar: Tidak ada (Nihil).
Investor ritel diharapkan memperhatikan perubahan bobot dan komposisi saham dalam indeks-indeks tersebut, mengingat penyesuaian ini kerap memicu penyeimbangan ulang (rebalancing) portofolio oleh manajer investasi pada hari bursa sebelum tanggal efektif.
Saham yang berpotensi diuntungkan, menurut interpretasi redaksi atas berita ini.
Arah harga hari ini bisa berbeda dari interpretasi redaksi. Pasar mencerminkan banyak faktor, bukan cuma satu berita ini.
Saham yang berpotensi tertekan, menurut interpretasi redaksi atas berita ini.
Daftar ini merupakan penilaian arah dari redaksi, bukan janji harga akan terus bergerak ke arah tersebut.
Keluarnya saham berkapitalisasi raksasa (big caps) seperti BBCA dan TLKM dari IDXVESTA28 murni didasarkan pada penyesuaian metodologi valuasi indeks secara periodik, bukan mencerminkan penurunan kualitas fundamental emiten. Investor ritel dapat memanfaatkan momentum volatilitas jangka pendek ini untuk strategi akumulasi seiring dengan langkah rebalancing yang dilakukan reksa dana.
Analisis ini adalah pembacaan redaksi atas sebuah berita, dan bukan merupakan saran investasi atau rekomendasi membeli maupun menjual saham tertentu. Harga yang ditampilkan bersifat tertunda dan dapat berbeda dari harga riil di pasar.