Dark
Light

Stok dan Harga Beras, Ketersediaan dan Tantangan di Indonesia

27 Februari 2024
Setok beras tinggi tapi harga beras masih mahal

Stok Beras Meningkat, Namun Harga Tetap Tinggi

Data yang dirilis oleh Kementerian Pertanian (Kementan) menunjukkan bahwa stok beras di Indonesia dalam sepekan terakhir mengalami perbedaan dengan situasi di lapangan. Menurut Peneliti Ahli Muda Pusat Riset Kependudukan Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN), Yanu Endar Prasetyo, berdasarkan data Kementan, stok beras cukup bahkan mengalami surplus.

Total produksi beras selama Januari-Desember 2023 mencapai 30,83 juta ton, ditambah dengan impor Bulog sebesar 2,9 juta ton. Dengan demikian, akumulatifnya mencapai 33,73 juta ton. Jika kebutuhan beras dalam setahun sekitar 30,84 juta ton, pada akhir 2024 diperkirakan akan terjadi surplus sebesar 2,89 juta ton.

Namun, meskipun stok beras meningkat, harga beras tetap tinggi. Tren kenaikan harga beras telah terjadi sejak 2022, dengan kenaikan yang signifikan pada September 2022, Februari 2023, dan Oktober 2023. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kenaikan harga untuk berbagai jenis beras, baik premium, medium, maupun luar kualitas.

Menurut Yanu, harga beras di tingkat penggilingan hingga Januari 2024 tetap tinggi di kisaran Rp13.662 per kg. Di tingkat grosir dan konsumen, harga bahkan dapat mencapai Rp15 ribu per kg, bahkan mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah pada Rp18 ribu per kg.

Faktor-faktor Penyebab Tingginya Harga dan Tantangan

Yanu mengidentifikasi beberapa faktor yang mempengaruhi kelangkaan pasokan dan tingginya harga beras di pasaran Indonesia. Salah satunya adalah alih fungsi lahan secara masif, yang berkontribusi pada penurunan lahan pertanian. Faktor lain mencakup perubahan iklim, demografi seperti usia petani yang cenderung tua (di atas 55 tahun), dan harga pupuk yang tinggi.

Peningkatan harga beras juga tidak terbatas pada Indonesia, melainkan terjadi secara global. Data dari Organisasi Pangan Dunia (FAO) menunjukkan bahwa pada Januari 2024, indeks harga beras global naik 1,2% secara bulanan.

Meskipun Indonesia memiliki surplus stok beras, harga beras tetap tinggi dan menjadi perhatian utama. Tantangan seperti alih fungsi lahan, perubahan iklim, demografi petani, dan harga pupuk tinggi perlu diatasi untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga beras. Upaya dari pemerintah dan pemangku kepentingan terkait sangat diperlukan agar Indonesia dapat mengatasi tantangan ini dan memastikan ketersediaan beras yang cukup untuk masyarakat.

Latest Posts

Go toTop