Dark
Light

Penyelesaian Proyek Bendungan Lolak: Suksesnya PTPP di Sulawesi Utara

25 Februari 2024
Bendungan lolak

Mengakhiri Proyek Strategis Nasional di Sulawesi Utara

PT PP (Persero) Tbk (PTPP) telah berhasil menyelesaikan proyek Bendungan Lolak yang berlokasi di Kabupaten Bolaang Mongondow, Provinsi Sulawesi Utara. Proyek ini, dengan nilai mencapai Rp2,026 triliun, merupakan bagian dari proyek strategis nasional yang dilaksanakan sejak tahun 2015 dan rampung pada tahun 2023.

Spesifikasi Bendungan Lolak

Bendungan Lolak memiliki kapasitas tampung mencapai 16,23 Juta M3 dan luas genangan sebesar 101,75 hektar. Selain itu, bendungan ini memberikan manfaat signifikan, antara lain:

  • Irigasi seluas 2.214 Hektar
  • Air Baku sebanyak 500 lt/det
  • Reduksi risiko banjir hingga 29,42%
  • Pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH) dengan kapasitas 2,43 MW.

Sukses Berlanjut dari Proyek Bendungan Sebelumnya

Direktur Utama PTPP, Novel Arsyad, menyatakan keberhasilan ini sebagai capaian luar biasa. Bendungan Lolak menjadi proyek terbaru yang diselesaikan oleh PTPP, menyusul sejumlah bendungan lainnya seperti Leuwikeris, Lausimeme, Tamblang, dan Tiu Suntuk Paket II. Saat ini, PTPP tengah fokus pada proyek-proyek seperti Bendungan Bagong, Bendungan Way Apu, Bendungan Leuwikeris Lanjutan, dan Bendungan Manikin II yang direncanakan selesai pada tahun 2024, serta Proyek Bendungan Bener yang dijadwalkan rampung pada tahun 2025.

Komitmen PTPP untuk Pengelolaan Sumber Daya Air

Novel Arsyad menegaskan komitmen PTPP dalam menyelesaikan Proyek Strategis Nasional sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Perusahaan ini berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan mutu infrastruktur guna mendukung program pemerintah dalam pengelolaan sumber daya air demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Kontribusi terhadap Pengelolaan Air di Indonesia

Proyek Bendungan Lolak menjadi langkah positif dalam mendukung visi pemerintah Indonesia terkait pengelolaan sumber daya air. Presiden Joko Widodo, dalam peresmian Bendungan Lolak, menggarisbawahi pentingnya infrastruktur seperti bendungan ini. Indonesia, dengan sekitar 4.400 sungai namun hanya memiliki 292 bendungan, harus fokus pada pengelolaan air untuk mendukung pertanian, mengurangi risiko bencana alam, dan memajukan produksi energi bersih.

“Diharapkan, dengan makin banyaknya pembangunan infrastruktur seperti Bendungan Lolak, Indonesia akan mampu mengelola sumber dayanya dengan lebih efektif, mendukung pertanian, mengurangi risiko bencana alam, dan memajukan produksi energi bersih bagi seluruh rakyatnya,” ucap Presiden Joko Widodo.

Keberhasilan PTPP dalam menyelesaikan proyek ini menjadi salah satu tonggak penting dalam upaya Indonesia untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya air demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa.

Latest Posts

Go toTop